Tugas Manajemen Strategi

CV. ANTHURIUM RAYA

 

Rumah adalah kebutuhan primer dalam kehidupan, sehingga keindahan bentuk, design, kenyamanan serta sanitasi rumah tinggal tersebut perlu diperhatikan. Maka dari itu kebutuhan akan tempat tinggal semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, banyak perusahaan-perusahaan kontraktor yang berdiri mulai dari perusahaan kontraktor yang berskala kecil hingga berskala besar, termasuk CV. ANTHURIUM RAYA.

CV. ANTHURIUM RAYA adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontraktor bangunan, rumah dan jalan. Berdiri sejak tahun 2003 CV. Anthurium Raya merupakan perusahaan konstraktor berlokasi di Surabaya.

 

VISI

Menjadi perusahaan kontraktor swasta nasional terdepan di bidang jasa kontruksi yang meliputi bidang perumahan, gedung, konstruksi baja dan jalan, interior serta developer dengan ditunjang Total Quality Management yang memberikan Total Quality Services bagi para pengguna jasa di seluruh Indonesia.

 

MISI

  1. Memberikan pelayanan, mutu, harga yang sesuai, waktu pekerjan yang tepat pada  setiap proyek yang dikerjakan dan kepuasan yang terbaik kepada pelanggan.
  2. Membangun serta menciptakan citra terbaik perusahaan.
  3. Memberikan peluang lapangan pekerjaan bagi SDM yang berpotensi
  4. Serta turut berpartisipasi dalam pembangunan negara Republik Indonesia.

TUJUAN

Memberikan layanan dalam mewujudkan impian atau keinginan pelanggan dalam bidang jasa konstruksi, baik perencanaan dan pelaksanaannya yang meliputi: perumahan, gedung, konstruksi baja, konstruksi jalan, disain interior dan pengembangan.

 

STRATEGI

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini sudah banyak perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontraktor. Para pengusaha berusaha untuk dapat bertahan ditengah persaingan bisnis yang ada saat ini. Sebagai salah satu caranya adalah dengan memberikan  penawaran harga murah kepada konsumen.

 

TAKTIK

Konsekuensi dari praktek ini adalah dengan mengurangi standard atau kualitas bahan material bangunan yang digunakan. Kondisi amat berpengaruh terhadap kekuatan dan keamanan gedung atau bangunan yang dibangun. Sebaiknya apabila kita mencoba memberikan harga yang terbaik jangan sampai mengorbankan kualitas bangunan tetapi dapat menggunakan bahan bangunan alternatif atau menggunakan bahan bangunan standard yang bukan bahan material bangunan kelas satu tetapi yang setara dengan material bahan bangunan kelas satu.

Perusahaan Jasa Kontraktor Rumah harus dapat mempertanggungjawabkan segala sesuatunya apabila terjadi ketidakberesan terhadap rumah atau bangunan yang telah dibangun. Seharusnya perusahaan kontraktor membangun sebuah rumah berdasarkan kualitas bukan hanya bersandar kepada bahan bangunan yang murah. Sangat disayangkan apabila sebuah perusahaan kontraktor mengorbankan kualitas sehingga dapat mengancam keselamatan klien. Apa yang sering kita lihat dan dengar banyak kontraktor yang mengabaikan kualitas bahan material dan bangunan sebuah gedung atau rumah. Kita sering mendengar berita  tentang pembangunan sebuah bangunan yang roboh atapnya, dinding cepat retak  bahkan ada bangunan yang baru di bangun tembok pagar nya roboh dan menimpa orang yang sedang melintas.

Dalam menghadapi persaingan bisnis di bidang jasa Jasa Kontraktor Rumah sebaiknya perusahaan mempunyai sebuah strategi bisnis yang memang berdasarkan kualitas bukan berdasarkan harga yang murah. Karena kalau dengan memberikan harga murah tetapi kualitas yang diberikan kurang baik atau jelek maka akan berimbas kepada penurunan pekerjaan. Berbeda ketika kita mencoba memberikan harga terbaik tanpa mengurangi kualitas maka klien pun akan senang bekerja sama dengan perusahaan kontraktor. Perusahaan dapat memberikan alternatif  alternatif biaya yang kan dikeluarkan sehingga para calon klien dapat memilih dan mempertimbangkan pilihan yang ada tanpa harus mengorbankan kualitas bangunan atau rumah. Patut di ingat bahwa murah bukan murahan tetapi bisa jadi kita memakai bahan alternatif lain selain murah tetapi kualitas terjamin.

 

Kuesioner Internal factorAnalysis strategi Untuk Mengetahui

 Kekuatan ( Strength )

Faktor Strategis

Nilai

Bobot

Rating

Skor

Pemilihan lahan / Lokasi yang tepat untuk dibangun perumahan.

4

0,25

3

0,75

Harga perumahan yang murah dan kompetitif.

4

0,25

3

0,75

Pemilihan bahan bangunan yang berkualitas sesuai harga yang ditawarkan

3

0,18

3

0,54

Pekerjaan pembangunan yang cepat dengan menggunakan tenaga yang ahli

2

0,12

2

0,24

Dapat memenuhi permintaan gaya atau model hunian yg dinginkan pembeli

3

0,18

2

0,36

TOTAL

16

0,99

13

2,64

 

Ukuran pembobotan :                                                 Ukuran Rating Kekuatan :

1 = Sedikit Penting                                                       1 = Sedikit Kuat

2 = Agak Penting                                                          2 = Agak Kuat

3 = Penting                                                                   3 = Kuat

4 = Sangat Penting                                                       4 = Sangat Kuat

 

Kuesioner Internal factorAnalysis strategi Untuk Mengetahui

 Kelemahan ( Weakness )

Faktor Strategis

Nilai

Bobot

Rating

Skor

Tingginya harga lahan / lokasi yang akan dibangun perumahan.

3

0,21

-2

-0,42

Rendahnya Loyalitas karyawan

2

0,14

-2

-0,28

Kurangnya tenaga marketing

3

0,21

-2

-0,42

Kurangnya sumber pendanaan

4

0,28

-3

-0,84

Kurang ada kerja sama team dalam manajemennya

2

0,14

-2

-0,28

TOTAL

14

0,98

-12

-2,24

 

Ukuran Pembobotan :                                                 Ukuran Rating Kelemahan

1 = Sedikit Penting                                                       -1 = Sedikit Lemah

2 = Agak Penting                                                          -2 = Agak Lemah

3 = Penting                                                                   -3 = Lemah

4 = Sangat Penting                                                       -4 = Sangat Lemah

 

 

 

Kuisioner External Factor Analisys Strategi Untuk Mengetahui

Peluang ( Opportunities )

 

Faktor Strategi

Nilai

Bobot

Rating

Skor

Semakin banyaknya permintaan akan hunian dengan harga yang terjangkau

4

0,4

3

1,2

Banyaknya tren hunian dengan desain konsep gaya beberapa Negara luar

2

0,2

3

0,6

Permintaan akan hunian yg tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan

3

0,3

2

0,6

Adanya anggapan bahwa rumah adalah salah satu investasi yang paling aman

1

0,1

2

0,2

TOTAL

10

1

10

2,6

 

Ukuran Pembobotan :                                                 Ukuran Rating Peluang :

1 = Sedikit Penting                                                       1 = Sedikit Peluang

2 = Agak Penting                                                          2 = Agak Peluang

3 = Penting                                                                   3 = Peluang

4 = Sangat Penting                                                       4 = Sangat Peluang

 

 

Kuisioner External Factor Analisys Strategi Untuk Mengetahui

Ancaman ( Threat )

 

Faktor Strategi

Nilai

Bobot

Rating

Skor

Keadaan alam / cuaca yang memperlambat pembangunan

2

0,18

-1

-0,18

Adanya kenaikan bahan bangunan dari supplier sewaktu-waktu

4

0,36

-2

-0,72

Banyaknya pesaing yang bermunculan

3

0,27

-3

-0,81

Adanya birokrasi dari pihak luar yang memperlambat pengurusan surat-surat kepemilikan.

2

0,18

-2

-0,36

TOTAL

11

0,99

-8

-2,07

 

Ukuran Pembobotan :                                                 Ukuran Rating Ancaman :

1 = Sedikit Penting                                                        -1 = Sedikit Mengancam

2 = Agak Penting                                                           -2 = Agak Mengancam

3 = Penting                                                                    -3 = Mengancam

4 = Sangat Penting                                                        -4 = Sangat Mengancam

Analisis Matrik SWOT

Berdasarkan hasil-hasil yang didapat dari analisis internal dan eksternal pada Tabel seperti dituliskan di atas,  hasilnya dapat  dirangkum  sebagai berikut:

  1. 1.      Skor Total Kekuatan  = 2,64
  2. 2.      Skor Total Kelemahan = -2,24
  3. 3.      Skor Total Peluang      = 2,6
  4. 4.      Skor Total Ancaman   = -2,07

Dari hasil perhitungan di atas, di dalam perhitungan strateginya  memerlukan penegasan dari adanya posisi dalam salib sumbu yaitu antara kekuatan dan kelemahan, maupun peluang dan ancaman yang kesemuanya digambarkan dalam garis-garis positif dan negatif. Hal ini mengakibatkan, skor total Kekuatan menjadi 2,64, skor total Kelemahan menjadi -2,24, sedangkan skor total Peluang menjadi 2,6, dan skor total Ancaman menjadi -2,07

Dari analisis tersebut di atas bahwasanya faktor kekuatan lebih besar dari faktor kelemahan dan pengaruh dari faktor peluang sedikit lebih besar dari faktor ancaman. Oleh karena itu posisi CV. Anthurium Raya berada pada kwadran 1 yang berada pada posisi PERTUMBUHAN, dalam hal ini menunjukkan kondisi intern CV. Anthurium Raya yang kuat, dengan lingkungan yang sedikit MENGANCAM.

Untuk mencari koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut :

Koordinat Analisis Internal :

(Skor total Kekuatan – Skor total Kelemahan) : 2 = ( 2,64 – 2,24 ) : 2 = 0,2

Koordinat Analisis Eksternal :

(Skor total Peluang – Skor total Ancaman) : 2 = ( 2,6 – 2,07 ) :2 = 0,265

matrik swot (1)

 

Jadi Titik Koordinatnya terletak pada ( 0,2 ; 0,265 )

Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal tersebut (X), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran I namun cenderung dekat pada kuadran IV sehingga perlu diadakan penyempurnaan analisis dengan menghitung luasan wilayah pada tiap-tiap kuadran. Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat digambarkan pada tabel berikut ini :

Kuadrat

Posisi Titik

Luas Matrik

Ranking

Prioritas Strategi

I

( 2,64 ; 2,6 )

6,864

I

Growth

II

( 2,24 ; 2,6 )

5,824

II

Stabilitas

III

( 2,24 : 2,07 )

4,636

IV

Penciutan

IV

( 2,64 ; 2,07 )

5,464

III

Kombinasi

 

  • Pada Kuadran I ( S O Strategi ) Strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah menggunakan kekuatan perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada kesempatan yang ada.
  1. Pemilihan pembangunan perumahan di lahan atau lokasi yang tepat dapat dijadikan kekuatan perusahaan untuk pertimbangan penting bagi calon pembeli.
  2. Pada tipe-tipe hunian tertentu, perusahaan dapat menekan biaya pembangunan dengan cara menggunakan bahan bangunan altrnatif atau menggunakan bahan bangunan standard yang bukan bahan material bangunan kelas satu, tetapi yang setara dengan material bahan bangunan kelas satu. Dengan demikian perusahaan dapat memberikan harga yang terbaik tanpa mengorbankan kualitas bangunan, sehingga permintaan akan hunian dengan harga yang murah dan terjangkau dapat dipenuhi.
  3. Perusahaan dapat meningkatkan penjualan perumahan dengan cara mengikuti tren saat ini, yaitu perusahaan dapat mengadopsi desain konsep rumah ala Negara luar yang memiliki bangunan khas berbeda di setiap Negara.
  • Pada kuadran II ( W O Strategi ) Perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan sebagai acuan untuk memfokuskan kegiatan dengan menghindari kelemahan.
  • Pada kuadaran III ( W T Strategi ) Meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman.
  • Pada kuadran IV ( S T Strategi ) Menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.

Strategi Bisnis Unit

Tahapan berikutnya adalah menentukan alternatif strategi bisnis unit berdasarkan letak posisi kuadran. berdasarkan pada diagram matrik swot diatas, CV. Anthurium Raya terletak pada posisi Kuadran I. Masing-masing jenis strategi perkembangan bisnis unit dapat digambarkan pada Diagram Matrik Strategi Umum berikut ini:

 

Matrik-Strategi-Umum

 

Posisi CV. Anthurium Raya terletak pada kuadran I dan menggunakan strategi umum Pengembangan Produk, yaitu meningkatkan penjualan dengan cara memperbaiki atau mengembangkan produk-produk yang sudah ada.

Prioritas

Perusahaan dapat meningkatkan penjualan perumahan dengan cara mengikuti tren saat ini, yaitu perusahaan dapat mengadopsi desain konsep rumah ala Negara luar yang memiliki bangunan khas berbeda di setiap Negara. Selain itu CV. Anthurium Raya akan membuat inovasi dengan memberikan beberapa fasilitas umum di sekitaran perumahan.

Output

  • Design model rumah minimalis, design rumah ala Negara Monaco yang dinamakan Monaco Mension, Design model rumah Bali.
  • Fasilitas umum berupa Taman bermain di sekitaran perumahan.

 

Tabel Analisa Persaingan CV. Anthurium Raya Dengan

 Pesaing Utama

4P

CV. Pilar Sejati

CV. Anthurium Raya

Keterangan

Action plan

PRODUK Unggul

Banyak pilihan model atau bentuk  rumah.

Mengembangkan inovasi model atau gaya rumah yang banyak diminati pembeli

PRICE Unggul

Low price, sesuai dengan keinginan pembeli.

Low price, perusahaan akan memberikan alternatif  biaya, dengan menggunakan bahan bangunan standard yang bukan bahan material bangunan kelas satu tetapi yang setara dengan material bahan bangunan kelas satu.

PLACE Unggul

Lokasi dibangunnya hunian banyak diminati oleh pembeli

Melakukan pemilihan lokasi yang tepat dan strategis untuk dibangun hunian.

PROMOTION Unggul

Unggul dari banyaknya tenaga penjual atau sales.

Menambah tenaga promosi atau sales dan membuat brosur.

 

Tabel Analisa Persaingan CV. Anthurium Raya

Dengan Produk Pengganti

4P Rusun Apartmen Keterangan Action Plan
PRODUK

Praktis dengan fasilitas standart pemukiman biasa.

Praktis, modern dengan High Facilitas dan kemewahan,

Mengancam jika sudah berhubungan dengan gaya hidup.

Memberikan sentuhan modern pada bangunannya supaya tidak ketinggalan.

PRICE Lebih murah Lebih mahal

Low price, dengan harga murah dan mengadopsi gaya atau model trend saat ini.

Low price, perusahaan akan memberikan alternatif  biaya, dengan menggunakan bahan bangunan standard yang bukan bahan material bangunan kelas satu tetapi yang setara dengan material bahan bangunan kelas satu.

PLACE Unggul

Lokasi yang strategis dan banyak diminati calon pembeli.

Melakukan pemilihan lokasi yang strategis dan banyak diminati.

PROMOTION Unggul 

 

 

Promosi gencar dengan menggunakan berbagai media.

Mengefektifkan iklan dan melakukan promosi lebih intens.

 

KPI revisi-1

 

Keterangan :

Dalam menyusun strategi diperlukan analisa di lapangan dan kondisi perusahaan, sehingga perusahaan dapat menentukan strategi mana yang harus digunakan untuk mengembangkan produk yang sudah ada agar dapat meningkatkan penjualan. Rasa aman dan nyaman dengan adanya perkembangan jaman dan modernisasi di segala sector dapat mempengaruhi gaya hidup masyarakat, sehingga hal tersebut merupakan penentu daya beli dan minat masyarakat pada umumnya. Agar Strategi ini dapat berjalan secara relevan dengan perkembangan yang ada, maka harus dilakukan evaluasi dan penyesuaian di setiap perkembangan jaman.

Analisa Strategi

Hasil dari key performance indicator menunjukkan bahwa pencapaian masing-masing strategi unit bisa menunjukkan hasil yang sangat baik. Berikut ini analiasa dari masing-masing strategi unit tersebut :

  • Melakukan pengembangan produk dengan memberikan bonus tambahan facilitas diluar harga yang sudah ditentukan dengan  syarat dan ketentuan yang berlaku, dengan tidak mengurangi kualitas bangunan diharapkan bisa meningkatkan volume penjualan.
  • Memberikan fasilitas umum berupa taman bermain di lokasi hunian dapat menciptakan rasa aman dan nyaman guna menarik minat pembeli.
  • Agar CV. Anthurium Raya tetap mampu bersaing dengan pesaing-pesaing lainnya yang memiliki usaha yang sama, maka CV. Anthurium Raya harus terus mengembangkan produk dengan cara membuat gaya dan model hunian trend saat ini sesuai perkembangan jaman.

 

 

 

 

JAWABAN UAS SIA 2

BERIKUT INI LINK JAWABAN UAS SIA 2

Revisi Jawaban UAS SIA2

Berikut link jawaban UAS SIA2, atas nama Ririn Y.S (01110005)

JAWABAN TUGAS UAS SIA2

Berikut link Jawaban UAS SIA2, atas nama Ririn Y.S (01110005)

Jawaban UAS SIA2

Berikut Link Jawaban UAS SIA2 atas nama Ririn Yuli Susanti, 01110005

Tugas Etika Bisnis

Link Tugas Etika Bisnis klik disini

Jawaban UTS SIA 2

Berikut Jawaban UTS SIA 2 klik

Tugas Etika Bisnis

Pengertian Norma,Moral, dan Etika klik disini

Makalah Pelanggaran Etika Bisnis

Makalah Pelanggaran Etika Bisnis klik disini

TM 9 PENGENDALIAN INTERNAL DAN SIA

Tugas BAB 9

Pengendalian Internal dan SIA

Pengendalian internal merupakan bagian integral dari sistem informasi akuntansi. Pengendalian internal itu sendiri adalah suatu proses yang dijalankan untuk dewan komisaris, manajemen, dan personil lain dalam perusahaan. Adapun kriteria dari pengendalian internal yaitu :
a. Keandalan pelaporan keuangan
b. Efektivitas dan efisiensi operasi
c. Keputusan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku
Dengan menetapkan serta menerapkan pengendalian internal maka perusahaan mampu mencapai tujuan dan meminimalkan resiko. Sebagai hasil dari ditetapkannnya pengendalaian internal dalam sisten informasi akuntansi adalah dihasilkannya informasi akuntansi yang berkualitas dan dapat di audit.

Sistem Pengendalian Internal
Sistem Pengendalian Internal adalah Suatu perencanaan yang meliputi struktur organisasi dan semua metode dan alat-alat yang dikoordinasikan yang digunakan di dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi, mendorong efisiensi, dan membantu mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan.

Tujuan adanya pengendalian internal :
1. Menjaga kekayaan organisasi.
2. Memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi.
3. Mendorong efisiensi.
4. Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.

Dilihat dari tujuan tersebut maka sistem pengendalian internal dapat dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Pengendalian Internal Akuntansi dibuat untuk mencegah terjadinya inefisiensi yang   tujuannya adalah menjaga kekayaan perusahaan dan memeriksa keakuratan data akuntansi. Contoh : adanya pemisahan fungsi dan tanggung jawab antar unit organisasi.
  2. Pengendalian Administratif dibuat untuk mendorong dilakukannya efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakkan manajemen.(dikerjakan setelah adanya pengendalian akuntansi) Contoh : pemeriksaan laporan untuk mencari penyimpangan yang ada, untuk kemudian diambil tindakan.

Unsur-Unsur Pengendalian Internal :

  1. Lingkungan Pengendalian dari suatu organisasi menekankan pada berbagai macam faktor yang secara bersamaan mempengaruhi kebijakan dan prosedur pengendalian.
    1. Sistem akuntansi tidak hanya digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan saja, tetapi juga menghasilkan pengendalian manajemen.
    2. Prosedur pengendalian merupakan kebijakan dan aturan mengenai kelakuan karyawan yang dibuat untuk menjamin bahwa tujuan pengendalian manajemen dapat tercapai.

Tujuan Sistem Pengendalian Internal
Pengendalian dalam suatu perusahaan merupakan sistem yang dapat membantu pemimpin perusahaan dalam melaksanakan kegiatannya, sehingga dapat diarahkan pada tingkat yang paling efisiensi dan efektif guna mencegah kecurangan, penyelewengan dan pemborosan . Penegndalian ini berfungsi apabila di dalamnya tercakup tujuan yang merupakan arah dalam pelaksanaan kegiatan.

Sistem Informasi Akuntansi

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi adalah kesatuan struktur-struktur dalam suatu entitas, seperti perusahaan bisnis yang mempekerjakan sumber-sumber daya fisik dan komponen-komponen lain untuk mentransformasikan data ekonomi menjadi informasi akuntansi yang berkualitas, dengan tujuan untuk memuaskan kebutuhan para pemakai informasi yang beraneka ragam.

Unsur – unsur Sistem Informasi Akuntansi :

  1.  Orang-orang yang mengoperasikan sistem dan melaksanakan bervagai fungsi.
  2. Prosedur-prosedur, baik manual maupun yang terotomatisasi yang dilibatkan dalam      mengumpulkan, memproses dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas organisasi
  3. Data tentang proses-proses bisnis organisasi
  4. oftware yang dipakai untuk memproses data organisasi
  5. Infrastuktur teknologi informasi, termasuk komputer, peralatan pendukung dan peralatan untuk komunikasi jaringan.

Tujuan sistem informasi akuntansi

Dalam memenuhi kebutruhan informasi, baik untuk kebutuhan internal dan eksternal, sistem informasi akuntansi harus di disain sedemikian rupa sehingga memenuhi fungsinya. Demikian pula suatu sistem informasi akuntansi dalam memenuhi fungsinya harus mempunyai tujuan-tujuan yang dapat memeberikan pedoman kepada manajemen dalam melakukan tugasnya sehingga dapat menghasilakn inmformasi-informasi yang berguna, terutama dalam menunjang perencanaan dan pengendalian.

Fungsi Sistem Informasi Akuntansi

Yaitu untuk melakukan pengawasan yang memadai untuk menjamin bahwa informasi yang dihasilkan dapat dipercaya, aktivitas bisnis yang dilaksanakan secara efesien dan sesuai dengan tujuan manajemen, serta sejalan dengan peraturan yang telah digariskan, me;lindungi dan menjaga aktiva organisasi termasuk data yang diberikan perusahaan.

Hubungan Sistem Pengendalian Internal dengan Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi akuntansi ini dirancang sedemikian rupa oleh suatu perusahaan sehingga dapat memenuhi fungsinya yaitu menghasilkan informasi akuntansi yang tepat waktu, relevan dan dapat dipercaya. Dalam suatu sistem informasi akuntansi terkandung unsur-unsur pengendalian, maka baik buruknya sistem informasi akuntansi sangat mempengaruhi fungsi manajemen dalam melakukan pengendalian internal, karena informasi yang dihasilkannya akan dijadikan salah satu dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan.

Pertanyaan dan Jawaban :

  1. Apa yg anda ketahui tentang Pengendalian Internal?

Jawab : Pengendalian internal adalah suatu proses yang dijalankan untuk dewan komisaris, manajemen, dan personil lain dalam perusahaan.

  1. Sebutkan 3 kriteria dari Pengendalian Internal?

Jawab : 1. Keandalan pelaporan keuangan
2. Efektivitas dan efisiensi operasi
3. Keputusan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.

  1. Di dalam Pengendalian Internal ada sebuah system yang disebut Sistem Pengendalian Internal. Jelaskan apa yg dimaksud Sistem Pengendalian Internal?

Jawab : Sistem Pengendalian Internal adalah Suatu perencanaan yang meliputi struktur organisasi dan semua metode dan alat-alat yang dikoordinasikan yang digunakan di dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi, mendorong efisiensi, dan membantu mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan.

  1. Sebutkan Tujuan Pengendalian Internal ?

Jawab : 1. Menjaga kekayaan organisasi.
2. Memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi.
3. Mendorong efisiensi.
4. Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.

  1. Sistem pengendalian internal dibagi menjadi 2 sebutkan dan jelaskan?

Jawab :

  1. Pengendalian Internal Akuntansi untuk mencegah terjadinya efisiensi yang tujuannya menjaga kekayaan Perusahaan dan memeriksa keakuratan data Akuntansi.
  2. Pengendalian Administratif dibuat untuk mendorong dilakukannya efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakkan manajemen.
  3. Sebutkan unsur-unsur Pengendalian Internal?

Jawab :

  1. Lingkungan Pengendalian.
  2. Sistem Akuntasi.
  3. Proses Pengendalian.
  4. Apa yang dimaksud Sistem Informasi akuntansi?

Jawab :

Sistem Informasi Akuntansi adalah kesatuan struktur-struktur dalam suatu entitas, seperti perusahaan bisnis yang mempekerjakan sumber-sumber daya fisik dan komponen-komponen lain untuk mentransformasikan data ekonomi menjadi informasi akuntansi yang berkualitas, dengan tujuan untuk memuaskan kebutuhan para pemakai informasi yang beraneka ragam.

  1. Jelaskan tujuan Sistem Informasi Akuntansi?

Jawab :

Memberikan pedoman kepada manajemen dalam melakukan tugasnya sehingga dapat menghasilakn inmformasi-informasi yang berguna, terutama dalam menunjang perencanaan dan pengendalian.

  1. Apa fungsi Sistem Informasi Akuntansi?

Jawab :

Yaitu untuk melakukan pengawasan yang memadai untuk menjamin bahwa informasi yang dihasilkan dapat dipercaya, aktivitas bisnis yang dilaksanakan secara efesien dan sesuai dengan tujuan manajemen.

  1. Jelaskan secara singkat apa hubungan Pengendalian Internal dengan Sistem Informasi Akuntansi?

Jawab :

Dalam suatu sistem informasi akuntansi terkandung unsur-unsur pengendalian, maka baik buruknya sistem informasi akuntansi sangat mempengaruhi fungsi manajemen dalam melakukan pengendalian internal, karena informasi yang dihasilkannya akan dijadikan salah satu dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan. Dengan tujuan menghasilkan informasi akuntansi yang tepat waktu, relevan dan dapat dipercaya.

 

Sumber : Google